Oleh sebab itu, Prof Sumaryoto menambahkan, masyarakat harus menyikapi program MBG ini dengan baik, tidak hanya melihat dari segelintir kesalahan yang dilakukan oleh oknum saja. Bila terdapat sebuah kesalahan yang perlu dilakukan adalah perbaikan dan kelemahan harus disempurnakan, MBG yang telah berjalan memberikan manfaat sangat luas kepada para pelajar dan masyarakat.
MBG di Bulan Suci Ramadhan.
Adanya wacana pembagian MBG kepada diswa di bulan suci Ramadhan tetap dilakukan, menurut Prof Sumaryoto perlu dipertimbangkan kembali, alangkah baiknya dialokasikan pada waktu yang tepat, seperti saat untuk sahur atau saat berbuka puasa dalam pembagian MBG tersebut, sehingga tepat sasaran.
” Ya menurut saya di geser saja waktu saat memberikan MBG nya, seperti saat hendak sahur atau saat akan berbuka puasa.”ucapnya.
Yang menjadi harapan adalah, program MBG ini, ujarnya menambahkan, tetap di laksanakan dan lakukan perbaikan kesalahan dan penyempurnaan atas kelemahan yang telah terjadi.
“Program MBG harus tetap berlanjut, karena ini sangat dibutuhkan oleh para pelajar dan masyarakat, dan juga harus dilakukan perbaikan atas persoalan dan penyempurnaan atas kelemahan yang terjadi kemarin,” pungkasnya, (Semy Ronaldi)






