“Media sosial bukan sekadar teknologi, tetapi juga ruang moral. Apa yang dibagikan harus mencerminkan iman dan adab,” katanya.
Pimpinan Pesantren Nurul Haramain NWDI Bogor, Ustadz Wahyu Setiawan, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini relevan untuk membekali santri menghadapi tantangan dunia digital.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim ITPLN yang telah berbagi ilmu kepada santri kami. Semoga membawa manfaat besar,” ujar Ustadz Wahyu.
Sebagai penutup, tim PkM ITPLN menyerahkan bantuan inventaris berupa satu unit laptop Axioo kepada pihak pesantren. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pendidikan dan administrasi berbasis digital.
Melalui kegiatan ini, ITPLN berharap dapat terus berkontribusi meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan keagamaan dalam mencetak generasi yang cerdas, beretika, dan berakhlak mulia. (red)





